Caption : Tempat Kejadian Perkara Penembakan.
Radarsriwijaya.com, (KAYUAGUNG). – Perselisihan mulut berujung aksi penembakan di Dusun I, Desa Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (12/10/2026) malam. Seorang warga berinisial EC (28) mengalami luka tembak di bagian bokong kanan dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kayuagung.
Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tersebut, seorang pria berinisial R (32) diduga melepaskan tembakan ke arah korban setelah terlibat cekcok. Polres OKI kini melakukan penyelidikan dan pengejaran untuk mengungkap kasus tersebut serta menelusuri keberadaan terduga pelaku.
Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian terus mendalami perkara tersebut, termasuk mengungkap motif dan rangkaian kejadian.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku. Kami berupaya mengungkap motif serta mendalami seluruh rangkaian kejadian ini. Kami mengimbau terduga pelaku agar menyerahkan diri dan meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaannya untuk segera melapor kepada kepolisian,” ujarnya.
Kronologi Penembakan
Berdasarkan informasi awal mengenai kejadian tersebut, penembakan berlangsung di jalan poros desa, tepat di depan rumah korban. Saat itu, EC sedang duduk di depan pagar rumah bersama istrinya dan seorang saksi berinisial A.
Situasi berubah ketika R datang bersama dua rekannya, masing-masing berinisial D dan RI. Korban bersama istrinya kemudian berdiri dari tempat duduk. Tidak lama kemudian, terjadi cekcok mulut antara EC dan R.
Di tengah perselisihan tersebut, R diduga melepaskan empat kali tembakan ke arah korban. Salah satu tembakan dilaporkan mengenai bokong kanan EC hingga korban terjatuh.
Setelah kejadian, R bersama kedua rekannya meninggalkan lokasi. Keluarga korban kemudian membawa EC ke RSUD Kayuagung untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Dalami Motif dan Keberadaan Terduga Pelaku
Polres OKI masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan penyebab perselisihan yang berujung penembakan. Polisi juga menelusuri keberadaan pihak-pihak yang diduga terlibat guna mengungkap peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi relevan agar menyampaikannya kepada pihak berwajib. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi mengenai motif dan pihak yang bertanggung jawab.
Penanganan perkara selanjutnya akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta ketentuan hukum yang berlaku.(den/ril)











