oleh

Pengakuan Mengejutkan Sopir yang Larikan Bus TransJ ke Pekalongan

-Kriminal, Nasional-1.989 views
Radar Sriwijaya – Banyak orang bertanya-tanya, apa motif pelaku melarikan bus TransJ sampai ke Pekalongan, Jawa Tengah. Sentot Setiadi, si pengemudi memberikan jawaban yang mengejutkan.
Kantor pusat TransJ dibikin kaget dengan peristiwa dilarikannya bus ini ke Pekalongan. Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat juga tak habis pikir bus dengan bentuk khas dan disertai tulisan besar ‘TransJakarta’ ini bisa dibawa ke luar kota.
Hanya Sentot yang bisa menjawab pertanyaan Djarot tersebut. Sentot adalah orang yang mengemudikan Bus Transjakarta nomor polisi B 7450 TGC yang melaju sampai ke jalur Pantura, Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika dijumpat pada Kamis siang, Sentot masih tampak linglung.

Sentot mengaku masih bingung dengan apa yang telah dilakukannya. Jawaban yang ditanyakan oleh petugas masih ngelantur.

Di hadapan petugas Polres Pekalongan, Sentot Setiadi warga asli Kebumen, Jawa Tengah ini , mengaku mengambil bus di pool Cijantung, Jakarta Timur dengan mengelabuhi satpam pool dengan alasan untuk menjemput anak sekolah.

“Dari Cijantung saya tidak kemana-mana, kok sampai sini,” jawab Sentot singkat pada detikcom, di Mapolres Pekalongan, di Kajen, Kamis (27/07/2017).

Diakui Sentot, dirinya hanya mengemudi bus begitu saja. Dia mengaku dirinya tidak membawa uang sepeserpun untuk bekal di perjalanan.

“Itu kan bus dari pool sudah penuh solar. Saya tidak bawa uang seperak pun. Saya sendirian,” ungkapnya.

Karena kehabisan BBM, dirinya mampir di SPBU Bendansari, Kabupaten Pekalongan untuk mengisi sebanyak Rp 300 Ribu.

“Ini kan mobil pemerintah, jadi gak bayar,” kata Sentot menirukan ucapanya pada petugas SPBU.

Sentot langsung meninggalkan SPBU Bendansari Pekalongan menuju ke arah Jakarta. Namun saat bus Transjakarta itu akhirnya diberhentikan polisi setelah petugas SPBU melaporkan ke pos polisi terdekat. Alasannya karena belum bayar saat mengisi BBM.

Dia diamankan setelah dikejar petugas Satlantas Polres Pekalongan, Bripka Tarpi’i, yang tengah bertugas di Pos Polisi Sipait. Pelaku kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Pekalongan. Sedangkan bus diamankan di Pos Polisi Sipait, Pekalongan.

Sentot Setiadi yang juga karyawan bus Transjakarta itu dari operator PT Mayasari Bhakti itu mengaku masih bingun dengan apa yang telah dilakukannya hingga sampai di jalur Pantura Pekalongan. (net)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed