Adik Sepupu Digauli Hingga Hamil

# Saat anak istri tidak dirumah.

RadarSriwijaya (RS) – Sungguh bejat yang dilakukan Herman (60), meskipun usai sudah lanjut namun dirinya tega menggauli adik sepupunya sendiri MS (29) yang mengalami keterbelakangan mental, mirisnya, korban harus menanggung buah perbuatan pelaku hingga mengandung janin yang berusia 5 bulan.

Hanya bermodalkan uang Rp.20 ribu, lelaki yang telah berusia lanjut tersebut melakukan tipu daya dan ancaman kepada korban yang mengalami keterbelakangan mental tersebut, namun aksi bejat tersebut berkahir ditangan Unit PPA Polres Ogan Komering Ulu (OKU), petugas dibawah komando kanit PPA Ipda Yulia Fitriyanti, S.sos meringkus tersangka dikediamannya tanpa perlawanan, kemarin.

Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana S didampingi Kasat Reskrim AKP Harmianto SH MSi. Mengatakan, terungkapnya perbuatan pelaku ini setelah pihak keluarga merasa curiga atas perubahan sikap korban dari biasanya, setelah didesak akhirnya korbanpun mengaku apa yang dialaminya dan peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan dan petugas langsung meringkus pelaku.

“Herman kita tangkap di rumahnya di kawasan Talang Jawa atas kasus pemerkosaan. Saat ini dia sudah kita amankan di Mapolres OKU guna diperiksa lebih lanjut,” jelas Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana S didampingi Kasat Reskrim AKP Harmianto SH MSi.

Dijelaskan Kapolres, pelaku sudah memperkosa adik sepupunya sebanyak dua kali dibawah ancaman dan bujuk rayu. Ancaman dan bujuk rayu dimaksud Kapolres yakni pelaku membujuk korban untuk melayani nafsu bejatnya.

“Korban diiming-imingi dengan diberi uang Rp 20.000 lalu usai memperkosa korban, pelaku mengancam agar korban jangan menceritakan perbuatannya kepada orang lain. Kalau korban bercerita kepada orang lain maka pelaku mengancam akan memukulnya,” jelas Kapolres.

Sementara itu, Herman dikantor polisi mengakui, perbuatannya kepada adik sepupunya itu dilakukannya karena khilaf. Perbuatan bejatnya itu dilakukan saat isteri dan anak-anaknya tidak ada di rumah.

Herman menjelaskan, kondisi Adik sepupunya itu memang tidak sama dengan kebanyakan orang, kondisi fisiknya tidak normal dan mengalami keterbelakangan mental.

” khilaf nian aku pak, seingat aku dio tu (korban,red) sudah duo kali aku cakitu ke pak, dak tau kalu biso hamil, aku nyesal pak.” Katanya. (mas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *