Usai Lebaran Kandidat Kembali Beraksi

**H Iskandar SE Ingin Mengulang Kesuksesan

KAYUAGUNG – Sejak dua hari lalu, Jumat – Sabtu (30-1/6-7/2017), sejumlah kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati OKI kembali “beraksi” paska sepekan libur hari raya idul fitri 1438 H.

Para kandidat ini kembali melakukan safari ke sejumlah partai politik yang sedang melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati OKI. Pada jumat kemarin terlihat empat kandidat yang tampak bergiliran menunjungi sejumlah parpol mereka diantaranya, HM Rifai SE – H Salmin, diawali dengan mengambil formulir di DPC Partai Hanura diteruskan dengan pengembalian formulir di DPC Partai Demokrat OKI dan DPC Gerindra OKI.

Kandidat lainnya, H Solahuddin Djakfar juga terlihat menyambangi DPC Partai Demokrat, DPD PAN OKI dan  DPC Hanura OKI untuk mengambil formulir sebagai bakal calon kepala daerah. Demikian Juga Kader Golkar OKI H Djakfar Shodik terlihat mengambil formulir pendaftaran di DPD PAN dan DPD Nasdem OKI.

Selanjutnya, Bakal calon petahana Pilkada OKI, H Iskandar SE juga menyambangi Partai Hanura untuk mengambil formulir bakal calon bupati dan mengembalikan fomulir di DPC Partai Gerindra dan DPC Partai Demokrat OKI.

Dalam kesempatan tersebut H Iskandar SE berharap momentum pilkada 2018 ini akan menjadi kesempatan untuk mengulang kesuksesan yang telah diraih pada tahun 2013 lalu, kesuksesan yang dimaksud adalah bersatunya kembali sejumlah partai politik yang mengusung dan menghantarkan H Iskandar SE sebagai bupati OKI periode 2014 -2019, ditambah dengan kekuatan sejumlah partai politik lainnya.

Hal tersebut disampaikan H Iskandar SE pada saat mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati OKI periode 2019-2024 yang telah dibuka DPC Partai Hanura OKI sejak 20 Juni hingga 10 Juli 2017, Partai Hanura merupakan partai pengusung H Iskandar SE pada pilkada OKI tahun 2013.

H Iskandar SE mengatakan, ia secara pribadi tentunya merasa sangat dekat dengan Partai Hanura. Maka besar harapan agar silaturahmi dan kerjasama yang selama ini terjalin dapat terus berlanjut.


Pengambilan Formulir di DPC Hanura OKI

 

“Apalagi mengingat Hanura merupakan salah satu parpol pengusung saya juga pada waktu lalu, artinya pada kesempatan kali ini pun saya berharap hal tersebut kembali terulang,” kata Iskandar.

 

 

 

 

Keinginan H Iskandar SE tersebut disambut baik oleh jajaran Partai Hanura OKI, namun demikian hal tersebut haruslah melalui proses penjaringan dan mekanisme partai dalam menentukan kandidat yang akan diusung. Ketua DPC Partai Hanura OKI, Drs Kamaluddin Msi didampingi ketua panitia penjaringan Agus Masnanto bersama sejumlah pengurus lainnya menyatakan kerja sama yang baik tentu saja harus tetap terjalin dan berkelanjutan.

“Terima kasih atas kedatangan bapak H Iskandar SE bersama Ketua DPD serta segenap fungsionaris PAN OKI. Semoga silaturahmi serta kerjasama yang selama ini telah terjalin akan terus berkelanjutan,” kata Kamaludin.

Tidak hanya, dengan Partai Hanura, harapan yang sama juga disampaikan H Iskandar SE dihadapan sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra OKI pada saat mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah di secretariat partai Prabowo Subianto tersebut, kemarin.

Menurut ketua DPW PAN Sumsel tersebut, sejak dulu dirinya merasa nyaman bersama Partai Gerindra yang telah menghantarkannya sebagai bupati, kenyamanan tersebut juga masih berlanjut hingga saat ini dan berharap akan kembali menjadi bakal calon bupati dibawah panji-panji bendera Gerindra.

“Mudah-mudahan kita kembali meraih kemenangan seperti dahulu. Maka melalui kesempatan ini pula diharapkan pada pilkada OKI 2018 nanti akan kembali diusung Partai Gerindra, dan saya menaruh harapan besar diberi kesempatan kembali,” ungkap Iskandar.

Sementara itu Ketua DPC Gerindra OKI, Nanda SH menyatakan, apa yang disampaikan oleh H Iskandar SE merupakan suatu bukti bahwa masih mengingat sejarah bagaimana hubungan baik yang telah terjalin, dirinya juga berharap kerjasama yang telah terjalin dapat kembali dilanjutkan, meskipun demikian, sebabai petugas partai tentu saja harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang ada.

“Belajar dari historis saya masih sangat ingat betul dan memang harapan kami juga seperti itu bisa berkoalisi. Namun untuk lebih lanjut semuanya akan kita serahkan ke DPD dan DPP, terkait dengan pemberkasan apabila ada yang kurang akan kita koordinasikan lagi,” tandas Nanda.

Jika pada kedua partai politik (parpol) yang mengusungnya pada pilkada lalu Iskandar berharap koalisi akan berlanjut, maka kepada DPC Partai Demokrat OKI Iskandar menyatakan peluang masih sangat terbuka dirinya dapat diusung melalui partai democrat OKI meskipun parpol yang didirikan oleh SBY tersebut juga memiliki kader yang maju sebagai kandidat bupati.

“Kita tahu kalau Demokrat sendiri pasti juga ada calon. Tetapi kita kan melihat hasil survey. Seandainya ternyata hasil survey kurang maksimal, apa salahnya ada kandidat lain, atau biru bergabung dengan biru.” Katanya.

Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat OKI Ahmad Mahidin SH MH didampingi ketua panitia penjaringan Drs Shaleh Tauba dan segenap fungsionaris Partai Demokrat OKI mengatakan semua peluang masih tetap terbuka dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan partai dan tergantung keputusan dari DPD dan DPP Partai Demokrat.

“Artinya kita hanya melaksanakan proses penjaringan, dan seusia dengan jadwal pada 19 Juli 2017, Partai Demokrat akan menetapkan pasangan calon yang akan diusung pada pilkada OKI 2018 mendatang.” Ujarnya. (den)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *