Caption : Salah satu kegiatan reses di Kecamatan Mesuji
Radarsriwijaya.com, (OKI). –
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dari Fraksi PDI Perjuangan, Gede Aryawan, melaksanakan kegiatan Reses I Masa Sidang I Tahun 2025 – 2026.
Salah satu kegiatan reses Anggota Dewan Dapil Mesuji – Mesuji Raya dan Mesuji Makmur ini dipusatkan di Desa Catur Tunggal, Kecamatan Mesuji Makmur, Senin (3/11/2025).
Kegiatan reses yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, petani, serta sejumlah warga dari desa sekitar tersebut menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah kecamatan Mesuji – Mesuji Raya – Mesuji Makmur.
Dalam suasana penuh keakraban, masyarakat menyampaikan tiga usulan prioritas yang menjadi kebutuhan mendesak, yaitu pembangunan jembatan penghubung antara Desa Catur Tunggal dan Desa Sukatani.
Pengecoran jalan poros depan SMP Negeri 1 Mesuji Makmur sepanjang 1.000 meter, serta bantuan bibit kelapa sawit sebanyak 10.000 batang untuk mendukung produktivitas perkebunan masyarakat.
Aspirasi untuk Infrastruktur Penghubung
Kepala Desa Catur Tunggal, Sugiarto, menyampaikan bahwa keberadaan jembatan penghubung antara Desa Catur Tunggal dan Desa Sukatani sudah lama menjadi harapan warga. Menurutnya, jembatan tersebut akan membuka akses ekonomi baru, memperpendek jarak tempuh antar desa, serta memperlancar transportasi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.
“Selama ini masyarakat harus memutar jauh untuk menyeberang, terutama saat musim hujan ketika jalan tanah menjadi licin dan berisiko. Dengan adanya jembatan, warga dua desa bisa lebih mudah beraktivitas, termasuk anak-anak sekolah dan petani yang membawa hasil panennya,” ujar Sugiarto di hadapan anggota dewan dan warga yang hadir.
Selain jembatan, warga juga mengeluhkan kondisi jalan poros di depan SMP Negeri 1 Mesuji Makmur yang sudah rusak dan berlubang. Jalan tersebut merupakan akses utama yang dilalui siswa, guru, serta masyarakat sekitar setiap hari. Mereka berharap pemerintah kabupaten dapat memprioritaskan pengecoran sepanjang 1.000 meter agar aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.
“Setiap musim hujan, jalan depan sekolah itu becek dan sulit dilalui kendaraan. Kami berharap usulan ini bisa segera ditindaklanjuti agar akses pendidikan anak-anak kami lebih nyaman,” ungkap seorang warga, Nuraini, yang juga aktif di komite sekolah.
Dorongan untuk Peningkatan Ekonomi Petani
Aspirasi ketiga yang mengemuka adalah permintaan bantuan bibit kelapa sawit sebanyak 10.000 batang. Menurut para petani, sebagian besar lahan di wilayah Mesuji Makmur dan sekitarnya sudah tidak produktif karena usia tanaman yang sudah tua. Bibit baru diharapkan dapat membantu program replanting (peremajaan sawit rakyat) dan menggerakkan kembali ekonomi petani.
“Kami ingin agar petani di daerah ini bisa mandiri dan sejahtera. Bibit sawit baru sangat dibutuhkan karena sebagian tanaman sudah tidak berbuah optimal,” kata seorang tokoh petani, Rofik, dalam dialog dengan anggota DPRD.
Komitmen DPRD Menyerap dan Menyalurkan Aspirasi
Menanggapi aspirasi warga, Gede Aryawan menegaskan bahwa seluruh usulan akan dicatat dan disampaikan dalam rapat pembahasan hasil reses di tingkat DPRD OKI untuk kemudian diteruskan kepada pemerintah kabupaten. Politisi muda asal Mesuji Raya ini menegaskan, reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka secara langsung, dan memperjuangkannya agar masuk dalam program pembangunan daerah.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan kami dalam memperjuangkan kebijakan pembangunan. Jembatan, jalan, dan bibit sawit ini bukan sekadar proyek fisik, tapi bentuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” tegas Gede Aryawan.
Ia juga mengapresiasi antusiasme warga yang hadir dan menyampaikan aspirasi dengan terbuka. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan bukti bahwa kesadaran politik warga semakin baik dan mereka memahami fungsi DPRD sebagai wakil rakyat.
“Kami ingin pembangunan di wilayah Mesuji dan Mesuji Makmur tidak lagi tertinggal. Infrastruktur dasar harus merata, terutama di daerah perbatasan yang selama ini kurang mendapat perhatian,” ujarnya.
Mendorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Lebih lanjut, Gede menambahkan bahwa pembangunan tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah tanpa dukungan masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen desa untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mengawal setiap usulan agar benar-benar terealisasi.
“Saya berharap perangkat desa dan masyarakat tetap aktif mengawal usulan ini. Kami di DPRD akan berupaya maksimal memperjuangkannya,” tambahnya.
Kegiatan reses tersebut diakhiri dengan sesi dialog terbuka dan penandatanganan berita acara serap aspirasi. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat antara wakil rakyat dan warga desa, menandakan kuatnya hubungan aspiratif antara masyarakat dan perwakilannya di lembaga legislatif..(den).






