Baliho Cabup Abdiyanto Dirusak

KAYUAGUNG – Suhu politik dikabupaten OKI sepertinya terus memanas, maskipun tahapan pilkada belum dimulai, namun aroma persaingan sudah sangat terasa, tidak hanya melalui sosial media, tetapi “perseteruan” tim sukses maupun simpatisan kandidat sudah mulai terlihat untuk “menjual” kandidatnya maupun sebaliknya.

Buktinya,  banyak baliho dan poster para bakal calon bupati yang mensosialisasikan dirinya kepada masyarakat yang dirusak oleh orang tidak dikenal (OTD) salah satunya spanduk dan baliho milik Abdiyanto Fikri, SH.,M.H yang sengaja dirusak dan diduga aksi ini sengaja dilakukan lantaran takut atau bakalan kalah bersaing dengan Abdiyanto dalam pilkada.



Seperti yang terlihat di ruas Jalan Lintas Timur OKI, tampak baliho yang terpampang bergambar bakal calon bupati OKI dari PDIP itu rusak cukup berat. Tepatnya dari kecamatan Teluk Gelam hingga ke daerah Jamantras dan Muara Burnai banyak terjadi pengrusakan dengan menggunakan benda tajam.

Baliho tersebut gambarnya dirusak dan dibiarkan berserakan, sementara kayu rangka baliho tetap  dibiarkan terpasang. yang cukup menarik dibeberapa tempat tersebut terdapat juga sejumlah baliho dan poster dari kandidat lain, namun aksi pengerusakan sepertinya memang ditujukan kepada baliho dan poster milik Abdiyanto.

M Amin salah satu pengurus DPC PDI Perjuangan mengatakan, bahwa pihaknya sudah banyak mendapatkan laporan terkait pengrusakan spanduk dan baliho ketua DPC PDIP OKI, Abdiyanto Fikri baik itu secara langsung maupun dari media social.

“Kita berharap kejadian semacam ini tidak terjadi dan kita berharap semua relawan untuk tetap tenang dan jangan terprovokasi akibat kejadian ini,”jelasnya.

Menurut Amin, pengerusakan ini merupakan bentuk intimidasi serta kekhawatiran pihak tertentu jika kandidat bakal calon bupati dari PDIP tersebut semakin dikenal dan populer ditingkat masyarakat.

“Kita tidak menuduh siapapun pelakunya, namun yang pasti ini adalah bentuk kekhawatiran.” tukasnya.

Sementara itu, Abdiyanto Fikri ketika dihubungi mengatakan, laporan kerusakan baliho dan spanduk miliknya bukan saja di Jalintim akan tetapi daerah Tanjung Lubuk dan Pedamaran. Bahkan ada puluhan spanduk yang dirusak.

“Kita positif saja mungkin karena factor alam atau bisa jadi karena ketidak sengajaan,” ujarnya.

Katanya, terkait pengrusakan tersebut dirinya tidak mau menuding siapapun, namun lebih  baik berpikir positif, mungkin bila dirusak orang bukan sebuah persaingan dalam menghadapi Pilkada 2018, tapi lebih kepada orang yang iseng.

“Kalau mau saling tuding tidak akan pernah ada habisnya yang ada malah menimbulkan dosa, mungkin orang-orang yang iseng saja. Tapi cukup aneh juga kalau hanya spanduk kita yang mengalami kerusakan, tapi kita positif saja,” pungkasnya.

Abdiyanto juga berpesan kepada seluruh pengurus partai PDIP, relawan dan simpatisan untuk mengawasi dan menjaga semua alat peraga yang sudah dipasang agar tidak dirusak oleh orang yang iseng. “Kita minta kepada seluruh simpatisan, relawan untuk lebih berhati-hati lagi dan menjaga semua alat peraga yang sudah kita sebar,”katanya.(Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *