oleh

Lakukan Pengawasan, Pendataan dan Survey Pasar

Radar Sriwijaya (OKUS)  – Pembenahan Pasar Tradisional di Kabupaten OKU Selatan saat ini terus digencarkan oleh Pemerintah Daerah setempat. Mengingat keberadaan pasar yang sangat vital sebagai penggerak pertumbuhan perekonomian di tengah-tengah masyarakat, jadi sudah selayaknya pembenahan-pembenahan dilakukan, untuk menjadikan pasar yang lebih layak, nyaman dan aman bagi pedagang dan pengunjung pasar.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Pasar dan Perdagangan Kabupaten OKU Selatan Drs H Misnadi, S.Pd., MM mengatakan pembenahsan melalui revitalisasi pasar tradisional akan senantiasa dilakukan secara bertahap.

Program ini sendiri dilakukan dengan menggunakan anggaran, baik dari sumber APBD ataupun APBN melalui dana alokasi khusus (DAK) serta sumber dana lainnya.

“Pemerintah Daerah sudah tentu menginginkan agar semua pasar menjadi lebih tertib dan tidak kumuh. Adanya program revitalisasi pasar ini setidaknya bisa merubah pasar menjadi lebih modern. Sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman saat bertransaksi, baik pedagang ataupun para pembeli,” harap H Misnadi.

Senada dikatakan Kepala Bidang Pasar Bukri SE MM. Menurutnya, untuk merevitalisasi seluruh pasar tradisional, Diskoperindag melalui Bidang Pasar baru-baru ini telah melakukan pengawasan, pendataan dan survey Pasar Tradisional di 19 Kecamatan. Upaya di atas terang Bukri, supaya pembangunan pasar tepat sasaran.

“Setidaknya jangan sampai setelah dibangun justru tidak ada yang mengisi pasar,” terangnya.

Adanya program revitalisasi pasar, terangnya juga dimaksudkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi pasar.

Dikesempatan ini, sambungnya Pemkab OKU Selatan juga mengimbau seluruh masyarakat yang ingin mengusulkan pembangunan pasar bisa langsung mengajukan usulan melalui Dinas Koperindag OKU Selatan.

“Sangat penting di setiap usulan baik di Kecamatan atau Desa, usulan pembangunan pasar harus dilengkapi ketersediaan lokasi (lahan). Lengkap dengan surat hibah untuk pembangunan pasar,” tuturnya.(den)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed