Polsri Edukasi Relawan Gesit Palembang tentang K3 Ergonomi dan Penggunaan Alat Pelindung Diri

Foto : Doc PKM POLSRI 

Radar Siwijaya (Palembang) – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Kerja Sama Dosen-Mahasiswa (KERDOSMA) melaksanakan program peningkatan kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ergonomi serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Pelindung Kerja (APK) bagi Relawan Gesit Palembang.

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman relawan mengenai pentingnya keselamatan saat menjalankan berbagai aktivitas sosial dan kemanusiaan, terutama pekerjaan lapangan yang memiliki risiko kecelakaan maupun cedera.

Relawan Gesit Palembang merupakan komunitas sosial yang aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Kota Palembang dan sekitarnya. Aktivitas mereka mencakup pendistribusian logistik di medan yang menantang hingga keterlibatan dalam pembangunan fasilitas umum sederhana, termasuk di wilayah perairan Banyuasin dan tepian Sungai Musi.

Dengan jumlah anggota aktif sekitar 150 orang, Relawan Gesit Palembang memiliki peran penting dalam membantu masyarakat. Namun, berbagai aktivitas lapangan tersebut juga menghadirkan risiko keselamatan yang perlu mendapat perhatian serius.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kurangnya pemahaman mengenai teknik mengangkat dan memindahkan beban secara benar atau manual handling. Teknik yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko cedera, khususnya pada bagian punggung dan tulang belakang. Selain itu, penggunaan APD dan peralatan kerja yang belum sesuai prosedur juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Melalui kegiatan PkM ini, tim dari Jurusan Teknik Sipil Polsri memberikan sosialisasi mengenai dasar-dasar K3 ergonomi, metode pemasangan dan penggunaan APD serta APK sesuai standar keselamatan, hingga pengenalan risiko kecelakaan kerja dan langkah-langkah pengendaliannya.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Andi Herius, S.T., M.T.sebagai ketua pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat , Sheragizca Yolanda Situmeang, M.T., Multilawati Nasution, S.T., M.Eng., serta mahasiswa Indhyra Valerina dan Novelize Abellia.

Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari survei awal, persiapan dan perencanaan kegiatan, pendaftaran serta pendataan peserta, sosialisasi K3 ergonomi dan penggunaan APD serta APK, hingga evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, Relawan Gesit Palembang turut berperan aktif dengan memberikan informasi mengenai kondisi dan kebutuhan relawan di lapangan. Keterlibatan mitra juga mencakup identifikasi risiko keselamatan kerja, pelaksanaan edukasi dan simulasi penerapan K3, serta partisipasi dalam monitoring dan evaluasi kegiatan.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya penerapan K3 ergonomi, penggunaan APD, dan pemanfaatan peralatan kerja yang sesuai prosedur. Sosialisasi tersebut juga meningkatkan kesadaran relawan terhadap risiko kecelakaan kerja serta upaya pencegahannya berdasarkan standar keselamatan yang berlaku.

Melalui program ini, Polsri berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas kerelawanan. Penerapan K3 yang baik diharapkan mampu membangun budaya kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif, sekaligus menjaga keberlanjutan kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan komunitas sosial dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerelawanan.

Program PkM Skema KERDOSMA 2026 ini didanai melalui DIPA Politeknik Negeri Sriwijaya berdasarkan Nomor Kontrak 4659/PL6.4.2/SK/2026 tanggal 12 Mei 2026, sesuai SK Direkt (Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *