Caption : Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H tampak akrab dengan para siswa TK Kemala Bhayangkari 23 yang sedang melakukan kunjungan edukatif Ke Mapolres OKI.
KAYUAGUNG, (Radarsriwijaya.com,). — Kepedulian terhadap lingkungan dan kesadaran tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini. Melalui edukasi yang menyenangkan dan interaktif, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap keselamatan diri, lingkungan, serta memahami pentingnya mematuhi aturan.
Semangat tersebut diwujudkan Polres Ogan Komering Ilir (OKI) melalui kegiatan edukasi kepada siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 23 Kayuagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter anak sekaligus mengenalkan pentingnya keselamatan dan kepedulian sosial sejak dini.
Siswa Saksikan Simulasi Pemadaman Karhutla
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pentingnya menjaga lingkungan agar tetap aman dan lestari. Materi disampaikan melalui pendekatan yang sesuai dengan usia anak-anak sehingga lebih mudah dipahami.
Anak-anak diajak mengenali langkah sederhana untuk mencegah kebakaran, seperti tidak bermain api, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera memberitahukan kepada guru atau orang dewasa apabila melihat api maupun asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Tidak hanya menerima penjelasan, para siswa juga diperlihatkan praktik petugas kepolisian saat melakukan pemadaman api melalui simulasi penanganan karhutla di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, petugas memperagakan penggunaan selang air untuk memadamkan api, sehingga anak-anak dapat melihat secara langsung bagaimana upaya pemadaman dilakukan.

Suasana semakin menarik ketika para siswa diberi kesempatan ikut mempraktikkan penggunaan selang air dengan pendampingan petugas. Pengalaman tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi anak-anak untuk mengenal tugas kepolisian dalam penanggulangan kebakaran sekaligus memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bahaya api.
Melalui simulasi ini, anak-anak diharapkan lebih memahami bahwa kebakaran bukanlah sesuatu yang boleh dianggap sebagai permainan. Mereka juga diajarkan untuk tidak mencoba memadamkan kebakaran sendiri, melainkan segera menjauh dari lokasi berbahaya dan meminta bantuan orang dewasa atau petugas.
Kapolres OKI Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas
Selain edukasi lingkungan, Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., juga memberikan perhatian terhadap pentingnya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, Kapolres berinteraksi langsung dengan para siswa melalui pertanyaan sederhana yang mengajak mereka mengenali kebiasaan perjalanan ke sekolah.

“Siapa di sini yang diantar atau dijemput ke sekolah menggunakan sepeda listrik atau sepeda motor?” tanya Kapolres.
Pertanyaan tersebut langsung disambut antusias oleh para siswa TK Kemala Bhayangkari 23 Kayuagung yang berasal dari Kelas Pilot, Dokter, Astronot, dan Polisi. Mereka merespons pertanyaan Kapolres dengan penuh semangat, menciptakan suasana edukasi yang komunikatif dan menyenangkan.
Kapolres kemudian menyampaikan pesan-pesan keselamatan dalam berkendara. Anak-anak diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan saat bepergian, termasuk pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai.
Para siswa juga diajak mengingatkan orang tua agar selalu menggunakan helm berstandar SNI ketika mengendarai sepeda motor, baik saat mengantar maupun menjemput mereka ke sekolah. Kebiasaan sederhana ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

Pesan tertib berlalu lintas menjadi sarana untuk mengenalkan disiplin kepada anak-anak sejak dini. Dengan bahasa sederhana, mereka diharapkan memahami bahwa mematuhi aturan dan menggunakan perlengkapan keselamatan bukan sekadar kewajiban, melainkan langkah penting untuk melindungi diri dan orang lain.
Latih Keberanian dan Kepercayaan Diri Anak
Suasana kegiatan semakin semarak ketika para siswi diberi kesempatan menjawab pertanyaan dan bernyanyi di hadapan peserta lainnya. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak dilatih untuk berani tampil, menyampaikan jawaban, serta membangun rasa percaya diri sejak usia dini.
Kehadiran langsung Kapolres OKI dalam kegiatan ini menjadi bentuk perhatian terhadap pembinaan generasi masa depan. Edukasi tidak hanya diarahkan pada pengetahuan tentang bahaya karhutla dan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, keberanian, serta kepedulian terhadap sesama.
Bangun Generasi Peduli Lingkungan dan Keselamatan
Pendidikan lingkungan sejak dini diharapkan membuat anak-anak lebih berhati-hati terhadap penggunaan api dan memahami pentingnya menjaga kelestarian alam. Sementara itu, pengenalan keselamatan berlalu lintas diharapkan membangun kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Polres OKI berupaya mendekatkan institusi kepolisian dengan dunia pendidikan sekaligus memperkuat peran keluarga dalam membentuk perilaku anak. Orang tua diharapkan menjadi teladan dalam menerapkan keselamatan berkendara sehingga pesan yang disampaikan di sekolah dapat diwujudkan secara nyata di lingkungan keluarga.
Dengan menanamkan kepedulian lingkungan, keberanian, kedisiplinan, dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini, diharapkan tumbuh generasi muda Kabupaten Ogan Komering Ilir yang peduli, bertanggung jawab, serta mengutamakan keselamatan diri dan orang lain.(den/ril)







