Mahasiswa STAIRU Resmi Buka Kegiatan KUKERTA di Desa Ketiau

Caption : penyerahan cinderamata.

Radarsriwijaya.com, (Ogan Ilir).– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KUKERTA) Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum Sakatiga (STAIRU) secara resmi membuka kegiatan KUKERTA di Desa Ketiau, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat desa.

Pembukaan KUKERTA berlangsung di Balai Desa Ketiau dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ketiau, Dedi Nopriansyah, bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, pengurus masjid, Majelis Ta’lim, Ikatan Remaja Masjid (IRMAS), Ketua dan Wakil Ketua Karang Taruna, serta sejumlah unsur masyarakat lainnya.

Beberapa masjid yang turut diundang dalam kegiatan ini antara lain Masjid Al Bakti, Masjid Baitur Rahman, Masjid Syuhada, dan Masjid Zamil Khadar Al Afrawi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program KUKERTA di Desa Ketiau.

Sebagai bagian dari persiapan kegiatan, mahasiswa KUKERTA sebelumnya melaksanakan gotong royong membersihkan Balai Desa Ketiau pada Jumat pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk menyiapkan lokasi acara sekaligus menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan dan lingkungan desa.

Acara pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat, diawali dengan pembacaan Tilawah Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sambutan-sambutan, perkenalan kelompok KUKERTA, hingga doa bersama.

Ketua KUKERTA, Fadhil Nahwan Kuban, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa serta seluruh masyarakat Desa Ketiau atas sambutan dan dukungan yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa KUKERTA merupakan sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, belajar bersosialisasi, bekerja sama, serta mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Mohd Fu’adi, M.Pd, menjelaskan bahwa KUKERTA pada dasarnya memiliki tujuan yang sama dengan KKN, yakni sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan media pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Ia juga berharap masyarakat Desa Ketiau dapat memberikan arahan serta pendampingan selama mahasiswa menjalankan program KUKERTA.

Kepala Desa Ketiau, Dedi Nopriansyah, dalam sambutan penutupnya menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa KUKERTA STAIRU.

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Desa Ketiau menerima dan mendukung sepenuhnya pelaksanaan program KUKERTA serta berharap terjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat demi kemajuan desa.

Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan seluruh rangkaian program KUKERTA STAIRU di Desa Ketiau dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *