Ladang Ganja Siap Panen Seluas 1,5 Hektar Berhasil Diungkap Polres Lahat

LAHAT, Radarsriwijaya.com – Secara langsung Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK pimpin ungkap kasus ladang ganja siap panen seluas 1,5 hektar di perbukitan kopi, tepatnya Desa Muara Cawang Kecamatan Tanjung Sakti PUMU.

 

“Saat bongkar ladang ganja di diperbukitan tersebut, Pak Kapolres didampingi Pak Kasat Resnarkoba AKP Zulfikar SH dan Pak Kapolsek Tanjung Sakti IPTU Nurhanas,” ujar Kasi Humas, IPTU Sugianto SH kepada media ini melalui Kasubsi Penmas AIPTU Liespono. SH. Selasa (7/9/2021).

 

Selain itu, sambungnya, ikut juga pada Minggu, 6 September 2021 kemarin terjun ke ladang ganja tersebut Kanit 1 dan Kanit 2 serta personil Sat Resnarkoba Polres Lahat dan personil Polsek Tanjung Sakti.

 

Dijelaskan AIPTU Lispono, keberhasilan Polres Lahat ungkap kasus ladang ganja yang dikamuflase dengan tanaman kopi seluas 1,5 hektar itu berawal laporan informasi dari masyarakat tentang adanya ladang ganja di Kecamatan Tanjung Sakti PUMU.

 

“Lalu Pak Kapolres meminta Kasat Resnarkoba dan jajarannya melakukan penyelidikan. Hingga pada hari sabtu dan minggu, selama 2 hari jajaran Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan dapat informasi adanya tempat yang di curigai yaitu di perkebunan kopi Desa Muara Cawang,” terang AIPTU Lispono.

 

Kemudian, Team bergerak untuk memastikan keberadaan kebun dan setelah menyusuri perkebunan talang sungai datar bersama masyarakat setempat, didapatkan kebun yang diduga di dalamnya terdapat tanaman ganja, lalu Kasat Resnarkoba melaporkan kepada Kapolres Lahat.

 

“Pada hari Senin kemarin sekitar pukul 07.30 Wib Kapolres Lahat, Kasat Resnarkoba juga Kapolsek Tanjung Sakti berkoordinasi dengan perangkat Desa Muara Cawang menuju ke lahan perkebunan yang diduga ada tanaman ganja tersebut, dan pukul 11.30 Wib tiba di lokasi Lahan Ganja,” urainya.

 

Tiba di Lokasi lahan Ganja tersebut di amankan 57 batang ganja yang di antaranya sudah di panen maupun siap dipanen serta didapat juga beberapa batang ganja yang berukuran 2 meter dan dibawah 1 meter.

 

Selanjutnya pada pukul 13.30 Wib Kapolres beserta rombongan bergerak ke arah pondok pemilik kebun di talang sungai datar Desa Muara Cawang.

 

“Rombongan Pak Kapolres didampingi perangkat desa melakukan pemeriksaan di pondok milik terduga pelaku RR (DPO) warga Desa Sindang Panjang Kecamatan Tanjung Sakti PUMU,” beber AIPTU Lispono.

 

Dan di pondok tersebut ditemukan karung plastik yang didalamnya terdapat daun basah diduga narkotika jenis ganja seberat kurang lebih 2 kilogram.

 

Lebih jauh dikatakan AIPTU Lispono, petugas juga menemukan tas warna hitam tergantung didinding pondok yang didalamnya terdapat 2 paket daun kering diduga narkotika jenis ganja, 2 bungkus biji diduga biji narkotika jenis ganja, dan petugas juga menemukan 1 bungkus plastik yang berisikan pollybag warna hitam.

 

“Selanjutnya barang bukti yang ditemukan di bawa ke Mapolres Lahat untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, sedangkan tersangka masih dalam pengejaran Satresnarkoba Polres Lahat,” pungkas AIPTU Lispono.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *