oleh

Seorang Pelajar Buat Wasiat Sebelum Bunuh Diri

-Berita-676 views

Photo : Korban dan surat wasiat yang ditinggalkan

Ogan Komering Ilir, Radarsriwijaya.com,-  Peristiwa bunuh diri yang dilakukan oleh salah seorang pelajar di Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) hendaknya dapat dipetik sebagai bahan pelajaran agar tidak terulang kembali.

Diduga lantaran masalah keluarga melatarbelakangi aksi nekat ini, bahkan sebelum mengakhiri hidupnya korban meninggalkan surat wasiat.

Adalah SJ (17) seorang pelajar asal Desa Rimba Samak Kecamatan Pangkalan Lampam OKI nekat mengakhiri hidupnya dengan cara Gantung diri, minggu (28/3/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Korban ditemukan dengan posisi leher tergantung seutas tali di dalam rumah oleh Las (42), ibunya yang baru pulang dari menyadap getah karet.

“Mendapati hal itu, ibu korban menjerit, sehingga datanglah saksi Seriyanto (46) dan istrinya, yang merupakan tetangga korban,” ungkap Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Pangkalan Lampam IPTU Ilham Parlindungan.

Menurut orangtuanya, jelas Kapolsek, bahwa korban sampai melakukan aksi bunuh diri dikarenakan selama ini merasa hanya menjadi anak yang menyusahkan orangtuanya saja.

“Keterangan ini diperkuat dengan ditemukannya sebuah buku tulis berisikan surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban sebelum melakukan aksi gantung diri,” ungkap Kapolsek.

Personel Polsek Pangkalan Lampam yang tiba di rumah duka, langsung melaksanakan pulbaket guna memastikan bahwa kematian korban bukanlah akibat dari tindak pidana seseorang. Terang Kapolsek lagi, dimana pada tubuh korban tidak ditemukan tanda luka akibat dari kekerasan.

“Lalu personil kita memberikan saran untuk dilakukan outopsi guna memastikan penyebab korban meninggal dunia, hanya saja dari pihak keluarga yaitu ibu korban tidak bersedia,” tandas Kapolsek.

Karena tidak bersedia dilakukan outopsi, lanjut Kapolsek, maka pihak keluarga membuat surat pernyataan.

.“Sebab, pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan menyalahkan siapa pun,” pungkas dia.(den)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed