Bocah Tenggelam Ditemukan Setelah Tiga Hari

Radar Sriwijaya (OKU) – Seorang anak yang masih duduk disekolah dasar (SD) ditemukan meninggal setelah dinyatakan hilang selama tiga hari tenggelam usai terjun dari jembatan sungai kurup Desa Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Korban diketahui berinisial R (10) dikabarkan hilang terseret arus jumat (9/11/2018), kemudian ditemukan oleh tim pencarian bersama masyarakat pada hari minggu (11/11/2018), dengan jarak sekitar 300 meter dari tempatnya dinyatakan hilang.

Menurut keterangan warga pada hari Jumat sekira pukul  14:30 Wib setidaknya ada enam orang anak tengah asik mandi dan terjun dari jembatan, diduga terjadi berbenturan pada kepala sehingga hanyut terbawa arus sungai karena diduga tidak sadarkan diri.

Dikatakan Kapolsek Lubuk Batang AKP Ujang Abdul Azis, mulanya ada satu diantara keenam anak-anak tersebut ada yang terbentur kepala, namun satu diantaranya sempat di bawa ke pinggir sungai karena kJasad epalanya pecah, sementara teman lain yang terbentur masih dicari keberadaannya karena terbawa arus sungai.

“Dari hasil keterangan teman korban  Welsen (12)  dan Faris (12), Ogla ini terjun dari jembatan sungai Kurup tersebut  di susul oleh korban  Rido, beberapa saat kemudian teman korban melihat ada darah yang keluar dari bagian kepala Ogla, oleh teman-temanya di bawa ketepi sunggai selanjutnya dibawa ke rumah orang tua Ogla oleh orang tua nya, Ogla  di bawa ke Puskesmas Lubuk Batang untuk dilakukan pengobatan, Ogla  mendapat jahitan di bagian kepala atas sebanyak 13 jahitan,”terang Kapolsek.

Setelah itu  Ogla di bawa ke rumah orang tuanya Welsen menunggu di tepi sunggai dan mencari Rido namun  korban tidak terlihat lagi di sungai, hingga akhirnya dilakukan pencarian bersama anggota BPBD dan masyarakat, karena kondisi hujan dan barulah dilakukan pencarian keesokan harinya.

“Kemudian sekira jam 16.00 Wib kades Lubuk Batang Baru Randi Arnovan bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap korban di sungai dan sekitarnya namun masih belum ditemukan.

Minggu Pagi warga menemukan mayat korban sekitar tiga ratus meter dari tempat korban tenggelam. selanjutnya mayat korban di bawah kepuskeamas lubuk batang untuk dilakukan visum.”tutupnya.(Diq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed