Mak Sabar Tewas Dihantam Alu

Kayuagung – Sungguh tragis nasib Mak Sabar (65) warga Dusun Sialang Tengah Desa Lubuk Seberuk Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI, dirinya tewas menggenaskan setelah kepalanya dihantam pakai Alu atau Kayu yang biasa digunakan untuk menumbuk, didepan rumahnya, Rabu siang kemarin(30/8/2017) sekitar pukul 14.00 wib.

Pelakunya yang berhasil diringkus polisi diketahui bernama Ketut wira (33) yang tidak lain adalah warga yang tinggal satu desa dengan korban diDusun Sialang Tengah.

Belum diketahui secara pasti apa motif dibalik kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas, informasi yang beredar keduanya pernah terlibat cekcok yang diduga menjadi pemicu penganiayaan berat tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, sebelum kejadian korban sedang membersihkan Pure atau rumah ibadah agama hindu yang berada di depan rumahnya.

Tiba-tiba pelaku datang dan langsung menyerang korban dengan cara memukul kepala korban dwngan menggunakan kayu yang biasa digunakan untuk menumbuk lesung.

Sontak mendapatkan serangan secara tiba-tiba membuat korban hanya menjerit dan langsung terkapar, sementara pelaku langsung melarikan diri usai menyerang korban dibagian kepala.

Pihak keluarga korban dibantu warga mencoba memberikan pertolongan terhadap korban dengan mendatangkan tim medis dari puskemas lempuing.
Perbuatan pelaku ini sempat menyulut kemaran keluarga korban yang ingin menuntut balas, namun berkat kesigapan petugas, akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh anggota dan dibawa dimapolsek lempuing jaya. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi.

“Kita sudah berikan pengertian kepada pihak korban agar tidak bertindak anarkis maupun main hakim sendiri serta menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum. ” Ujar Kapolres OKI AKBP ade Harianto didampingi kapolsek lempuing Jaya Iptu Sutiyoso, Rabu (31//8/2017).

Ditambahkannya, selain itu pihak kepolisian juga bersama dengan salah satu anggota DPRD dari daerah tersebut ikut menenangkan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (den)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *