Topot Tewas Dikeroyok

** Pasal Motor Gadaian Dijual

KAYUAGUNG – Aksi pengeroyokan yang berujung maut menimpa Topot (40) warga Desa Bubusan Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (sumsel), Korban tewas ditangan pelaku yang diketahui berjumlah tiga orang dengan luka tusuk dan bacokan ditubuhnya, Rabu (28/6/2017) sekitar pukul 12.10 wib.

Meskipun sempat akan dilarikan ke RSUD Kayuagung, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan, korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka yang dialaminya. Sementara para pelaku hingga saat ini masih dalam buruan polisi karena sudah keburu kabur. Pelakunya diketahui berinisial Can (30) Warga Desa Air Itam Kecamatan Jejawi yang dibantu oleh dua orang rekannya yang sudah diketahui identitasnya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, antara pelaku dan korban memang sudah saling kenal, dimana sebelumnya korban sempat menggadaikan sepeda motor miliknya kepada pelaku.

Kemudian, siang itu korban dan pelaku bertemu di Desa Bubusan, korban hendak menebus sepeda motor yang digadaikannya,  namun ternyata motor tersebut sudah dijualkan pelaku kepada orang lain


silaturahmi

Mendengar jawaban tersebut membuat korban menjadi marah hingga keduanya terlibat cekcok mulut. Kemudian saat korban akan pergi dihadang oleh pelaku bersama dua orang rekannya dengan menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung mengeroyok korban dengan mengunakan sajam jenis pisau dan golok hingga menyebabkan korban mengalami sejumlah luka tusukan ditubuhnya.

Melihat korban bersimbah darah, para pelaku langsung kabur meninggalkan korban begitu saja, selanjutnya oleh warga setempat korban akan dibawa ke RSUD Kayuagung namun meninggal dalam perjalanan.

Peristiwa ini sempat membuat warga terutama keluarga korban marah dan berupaya untuk melakukan pembalasan, namun hal tersebut cepat diantisipasi oleh petugas dari jajaran TNI dan Polri.


anggota TNi dan Polri bersilaturahmi dan menyampaikan agar diserahkan sepenuhnya kasus tersebut pada proses hukum

Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH membenarkan adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mengumpulkan alat bukti dan saksi-saksi.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kades Bubusan untuk dapat menenangkan keluarga besar korban dan menyerahkan proses penegakan hukum kepada Polsek Jejawi.” Kata Kapolres.

Menurut kapolres, motif pembunuhan ini diduga dilatarbelakangi persoalan sepeda motor milik korban yang terbadai dan dijual oleh pelaku keorang lain.

“Saat ini kita masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan kita imbau kepada pelaku agar menyerahkan diri. ” Katanya.

Sementara itu Dandi 0402 OKI Letkol Inf Seprianizar mengatakan, permasalahan tersebut sudah di tangani polisi, pihaknya hanya membantu agar peristiwa tersebut tidak meluas menjadi konflik yg lebih besar, sifatnya melalui komumikasi sosial dan mengajak semua pihak untuk menggunakan hukum legal sebagai penyelesaian permasalahan bukan hukum rimba dengan saling balas.

“Babinsa bersama Danramil kita juga ikut melaksanakan patroli ke desa bubusan dan silahturahmi ke rumah korban dan kemudian dilanjutkan kerumah kades air hitam sesampai dirumah kades bertemu dengan orang tua pelaku dan meminta agar pelaku untuk menyerahkan diri ke polsek atau koramil.” katanya.(den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *