caption : Lokasi sejumlah pondok yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika
KAYUAGUNG, (Radar Sriwijaya.com). – Polres Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKI memperkuat sinergi pemberantasan narkotika melalui operasi gabungan di kawasan rawan narkoba Desa Serigeni, Kecamatan Kayuagung, Rabu (14/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan dua orang berinisial P dan D serta menyita narkotika jenis sabu dengan berat total 2,05 gram.
Selain mengamankan kedua orang tersebut, petugas juga merobohkan sejumlah pondok yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menertibkan kawasan yang teridentifikasi rawan narkoba sekaligus mempersempit ruang aktivitas yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika.
Operasi yang melibatkan 40 personel gabungan itu dipimpin Kepala BNNK OKI AKBP Irfan Arsanto, S.Sos., bersama Kasatresnarkoba Polres OKI AKP Adrian Chandra, S.H., M.H. Personel terdiri atas Satresnarkoba dan Sat Samapta Polres OKI, Polsek Kayuagung, serta BNNK OKI.
Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan sinergi lintas lembaga, konsistensi penegakan hukum, serta keterlibatan aktif masyarakat.
“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan oleh kepolisian sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan BNNK, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika. Kami berkomitmen menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Kapolres, sinergi Polres OKI dan BNNK tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga perlu diperkuat melalui langkah pencegahan, edukasi, dan partisipasi masyarakat.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, penanganan persoalan narkotika diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penindakan terhadap pelaku hingga upaya melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Sebelum bergerak ke lokasi, personel gabungan mengikuti apel dan menerima arahan di Markas Polres OKI sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam arahannya, AKP Adrian Chandra menekankan pentingnya profesionalisme, tanggung jawab, dan koordinasi selama pelaksanaan tugas.
Tim kemudian menuju Desa Serigeni untuk memeriksa sejumlah pondok yang disinyalir menjadi lokasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Setelah pemeriksaan, petugas melakukan penertiban dengan merobohkan pondok-pondok yang menjadi sasaran operasi.
Kapolres OKI juga mengajak masyarakat berperan aktif membantu aparat dalam mengungkap dugaan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. Jika mengetahui adanya dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkotika, segera laporkan kepada kepolisian atau BNNK agar dapat ditindaklanjuti. Perlindungan generasi muda dari bahaya narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Melalui sinergi Polres OKI dan BNNK OKI, upaya pemberantasan narkotika diharapkan semakin efektif dan berkesinambungan. Kolaborasi penegakan hukum, pencegahan, serta dukungan masyarakat menjadi kunci untuk menekan peredaran narkoba dan mewujudkan lingkungan yang aman serta terbebas dari ancaman narkotika.(den/ril)











