Foto: Kegiatan Wisuda Mahasiswa dan Mahasiswi Kampus Unbara. (Armizi/Radar Sriwijaya)
RadarSriwijaya.com (OKU) – Universitas Baturaja (Unbara) kembali menggelar prosesi wisuda bagi mahasiswa dari berbagai fakultas. Pada kesempatan ini, sebanyak 289 lulusan resmi diwisuda.
Rektor Unbara, Ir. Hj. Lindawati MZ, M.T., dalam sambutannya menjelaskan bahwa jumlah wisudawan terdiri dari berbagai jenjang dan fakultas, yakni Program Magister sebanyak 13 lulusan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 93 lulusan, Fakultas Pertanian 7 lulusan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 5 lulusan, Fakultas Teknik dan Komputer 88 lulusan, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 83 lulusan.
“Dari jumlah tersebut, terdapat empat mahasiswa yang berhasil meraih predikat pujian (cum laude) dengan IPK di atas 3,78,” ujarnya.
Prosesi wisuda Pascasarjana Angkatan VIII dan Sarjana Angkatan XXXVI ini digelar di Gedung Kesenian Baturaja pada Rabu (1/4/2026).
Adapun empat lulusan berprestasi tersebut adalah Deska Yulanda (Ilmu Komunikasi) dengan IPK 3,94.
Daniel Kurniawan (Informatika) dengan IPK 3,92. Melin Oktarini (Manajemen) dengan IPK 3,78 dan Riska Okta Pratiwi (Magister Manajemen) dengan IPK 3,82
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para wisudawan.
“Di hari yang penuh syukur ini, doa dan kerja keras Saudara akhirnya membuahkan hasil. Selamat atas gelar yang kini disandang. Universitas Baturaja merasa terhormat telah menjadi bagian dari perjalanan Saudara,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru.
“Momentum wisuda ini bukan garis finis, tetapi gerbang awal untuk menguji ilmu dan pengalaman di dunia nyata. Di era digital yang serba cepat, gelar saja tidak cukup. Dunia membutuhkan kreativitas, adaptasi, dan ketangguhan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui semangat Kampus Berdampak sebagai evolusi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, mahasiswa didorong untuk lebih aktif di dunia industri, masyarakat, serta dalam pengembangan inovasi berbasis riset.
“Transformasi ini bertujuan mencetak lulusan yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga adaptif, kolaboratif, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan kabar baik dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
“Berdasarkan Keputusan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1789/B2/GT.00.08/2025 tertanggal 24 Desember 2025, Universitas Baturaja telah melaksanakan perkuliahan PPG Calon Guru sejak Februari 2026,” ungkapnya.
Saat ini, Unbara memiliki 3 program studi S2, 15 program studi S1, dan 1 program profesi (PPG), dengan total 156 dosen, terdiri dari 2 guru besar, 27 doktor, dan 127 magister. Sebanyak 20 dosen sedang menempuh pendidikan doktoral, serta 85 persen dosen telah tersertifikasi.
Hingga April 2026, Universitas Baturaja telah meluluskan sebanyak 14.214 alumni.
Rektor menegaskan bahwa reputasi kampus sangat bergantung pada kiprah para alumninya di masyarakat.
“Sebagai duta almamater, jagalah nama baik kampus dengan dedikasi dan profesionalisme. Tetaplah terhubung dengan kampus dan berikan kritik serta saran yang membangun,” pesannya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama proses pendidikan.
“Kami menyadari masih terdapat keterbatasan, baik dari segi fasilitas maupun layanan akademik. Untuk itu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya.
Di akhir sambutan, para lulusan Angkatan ke-36 juga diimbau untuk mengisi tracer study yang akan dibagikan melalui grup alumni oleh tim CDC dan Tracer Study Universitas Baturaja guna mendukung proses akreditasi ke depan.
(Diq)
Kalau mau, saya bisa bantu buatkan versi lebih “tajam” gaya berita media online (headline lebih kuat & SEO friendly) atau versi feature yang lebih naratif dan emosional.(diq)






