Caption : Petugas PDAM Tirta Raja menguras lumpur untuk meningkatkan kualitas air bersih pelanggan.
Radarsriwijaya.,com,- Air merupakan sumber kehidupan yang tidak tergantikan. Keberadaannya menjadi kebutuhan dasar setiap manusia untuk memenuhi berbagai keperluan, mulai dari konsumsi, kebersihan, hingga kegiatan ekonomi.
Dalam konteks pembangunan daerah, ketersediaan air bersih bukan hanya aspek teknis, tetapi juga menjadi indikator penting dari tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Di sinilah peran strategis Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menjadi sangat vital dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di daerah setempat.
Perumda Tirta Raja sebagai lembaga milik pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan pelayanan air bersih yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh pelosok wilayah.
Perusahaan milik daerah ini bukan sekadar lembaga penyedia air, tetapi juga pilar utama dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi daerah.
Air bersih yang memadai berkontribusi langsung terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dengan tersedianya air yang higienis, angka penyakit yang ditularkan melalui air dapat ditekan, seperti diare, kolera, dan penyakit kulit.
Tingkatkan Pelayanan Pelanggan
Sejak beberapa tahun terakhir, Perumda Tirta Raja Kabupaten OKU terus menunjukkan eksistensinya dalam meningkatkan pelayanan pelanggan dengan memenuhi kebutuhan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat di daerah itu.
Salah satu langkah yang telah dilakukan dalam meningkatkan kualitas air bersih adalah dengan pembelian pompa distribusi baru untuk Water Treatment Plant (WTP) Tanjung Agung dan pompa dosing baru untuk WTP Bakung pada tahun 2025 silam.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto menjelaskan bahwa pengadaan peralatan ini merupakan bagian dari strategi modernisasi infrastruktur guna memastikan kelancaran distribusi air bersih sekaligus meningkatkan kualitasnya.
Pompa distribusi baru ini, kata dia, memperkuat pasokan air ke pelanggan, terutama di wilayah yang selama ini mengalami tekanan rendah.
Selain itu, Perumda Tirta Raja pun secara massif melakukan pengurasan WTP dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk memaksimalkan kualitas air yang didistribusikan agar tetap jernih.
Bahkan saat ini kualitas air Perumda Tirta Raja OKU di beberapa wilayah sudah sangat layak minum. Itu terbukti dengan hasil yang diuji di kawasan Kecamatan Lubuk Raja dengan hasil 1, 5 Mti.
Capaian ini mengantarkan Perumda Tirta Raja Kabupaten OKU meraih peringkat Excellent Water Utility Company In Improving Kuality Water Service atau perusahaan air minum yang unggul dalam ajang Asean-Indonesia The Most Innovative Excellent Award 2025.
Penghargaan yang diberikan oleh 5 Pilar Media Communication dan National Awarding Achievement Center bekerjasama dengan National Awarding Research Center tersebut sebagai bentuk pengakuan publik terhadap kinerja jajarannya dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
“Penghargaan ini juga diberikan kepada Bupati OKU Teddy Meilwansyah sebagai pelopor pemimpin inovatif dalam mendukung pengembangan perusahaan utilitas air regional,” katanya.
Dia mengatakan, penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kinerja jajarannya dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat di daerah itu.
“Bupati Teddy sendiri dinilai berhasil memelopori inovasi dan transformasi Perumda Tirta Raja yang dimulai dengan menyerahkan kepemimpinan perusahaan kepada profesional melalui proses lelang jabatan dan mendorong perubahan tata kelola perusahaan yang lebih baik dalam waktu yang singkat,” katanya.
Bekali Pegawai Pelatihan Teknologi Informasi
Tak hanya berhenti disitu, pada tahun 2025 Perumda Tirta Raja Kabupaten OKU pun membekali pegawainya dengan pelatihan teknologi informasi agar menguasai cara penggunaan Aplikasi Mobile Meter Reading (MMR) untuk meningkatkan pelayanan pelanggan air bersih di wilayah setempat.
Bertho menjelaskan, Mobile Meter Reading adalah aplikasi catat meter menggunakan android dengan memanfaatkan fitur GPS dan foto meter dalam proses pencatatan meteran air.
Caption : Teks Foto: Tim teknis Perumda Tirta Raja melakukan perbaikan distribusi air bersih pelanggan yang mengalami gangguan.
Pencatatan meteran berbasis teknologi ini digunakan agar tidak terjadi selisih antara pemakaian air dengan tagihan air bersih yang harus dibayar pelanggan.
“Pencatatan meteran membutuhkan keakuratan yang tinggi. Oleh karena itu, sistem ini harus dibangun dan dikelola secara professional agar pelanggan dapat terlayani dengan baik dan tidak merugikan masyarakat,” katanya.
Pelatihan yang digelar di Laboratorium Software Informatika Universitas Baturaja (Unbara) tersebut untuk melatih para pegawai tentang cara penggunaan aplikasi MMR dalam menginput data meteran pelanggan secara digital.
Menurutnya, transformasi digital yang tengah dijalankan Tirta Raja tidak hanya menyentuh aspek pelayanan, tetapi juga budaya kerja.
“Digitalisasi menjadi motor perubahan menuju perusahaan air minum daerah yang modern dan berorientasi pelanggan,” kata dia.
Sebagai bagian dari strategi besar, Perumda Tirta Raja juga mengembangkan sistem informasi internal dan memperluas kanal digital resmi seperti website dan akun media sosial terverifikasi guna memastikan keterbukaan informasi di perusahaan milik daerah tersebut.
Melalui pelatihan ini, ia berharap dapat mencetak SDM yang adaptif, berkompetensi tinggi, dan siap menghadapi tantangan di era digital sehingga pelanggan pun diuntungkan dengan layanan yang lebih cepat, akurat, dan transparan.
“Dengan berbagai terobosan inovatif yang dijalankan ini, Perumda Tirta Raja terus membuktikan diri sebagai perusahaan daerah yang tangguh, berorientasi masa depan, dan berkomitmen terhadap pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Tingkat Kepuasan Pelanggan
Terobos-terobosan dan inovasi yang dilakukan Perumda Tirta Raja tersebut mendapat respon positif dari pelanggan air bersih di wilayah itu.
Menurut Ayu, warga Kelurahan Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat mengaku puas dengan peningkatan pelayanan Perumda Tirta Raja karena air yang mengalir ke pipa rumah tangga bersih dan jernih.
Selain itu, lanjut dia, air yang mengalir juga lancar jarang sekali mengalami gangguan berbeda seperti yang terjadi beberapa tahun silam.
“Kalaupun terjadi gangguan pasti ada pemberitahuan dan itupun dengan estimasi perbaikan maksimal selama 2 hari,” ungkapnya.
Bahkan, saat ini pelanggan dapat menyampaikan secara langsung keluhan terkait gangguan air bersih melalui layanan Lapor TIRRA lewat platform WhatsApp resmi di nomor 0811-189-456, yang beroperasi pada hari kerja mulai pukul 08.00–16.00 WIB.
“Sekarang kami dapat menyampaikan berbagai keluhan seperti gangguan air bersih, kebocoran jaringan, kendala penagihan, hingga permintaan layanan baru yang segera ditindaklanjuti oleh Perumda Tirta Raja,” ujarnya.
Selain itu, kata Ayu, saat ini pelanggan juga dapat mencatat sendiri jumlah pemakaian air bersih setiap bulannya melalui foto meter dalam proses pencatatan meteran air sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
“Pegawai Perumda Tirta Raja setiap satu bulan sekali rutin mengambil foto meteran untuk mencatat jumlah pemakaian air bersih. Nah, saat itulah saya juga ikut mencatat dengan mengambil poto meteran. Hasilnya, iuran yang saya bayarkan setiap bulan sesuai dengan pemakaian,” ujar dia.(Edp)











