Pelajar SMKN 8 Palembang Asah Literasi Pangan Lewat Lokakarya Wikipangan dan Duta Pertanian Sumsel

Foto : Dok Wikipangan Sumsel

Radar Sriwijaya, (Palembang) – Komunitas literasi pangan digital, Wikipangan, berkolaborasi dengan Duta Pertanian Sumatera Selatan menggelar lokakarya penulisan artikel pangan di SMKN 8 Palembang, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi pelajar untuk memahami isu ketahanan pangan sekaligus mengasah kemampuan menulis berbasis data.

Dalam sambutannya, Plt Kepala Sekolah SMKN 8 Palembang, Defriyani Yuda Putri, S.T.,M.Si menyampaikan salam hangat kepada seluruh peserta sekaligus mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam memperluas wawasan siswa di luar kurikulum utama. Menurutnya, literasi pangan penting agar generasi muda tidak hanya memahami bidang keahlian masing-masing, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu strategis bangsa.

Lokakarya ini diikuti siswa dari berbagai jurusan, yakni Perhotelan, Kuliner, Usaha Layanan Wisata, Akuntansi , Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Keberagaman jurusan tersebut memperkaya diskusi, karena isu pangan dipandang dari berbagai sudut mulai dari pengolahan, manajemen usaha, hingga dukungan teknologi.

Materi yang disampaikan mencakup teknik dasar penulisan artikel, cara melakukan riset sederhana, serta strategi mengangkat potensi pangan lokal menjadi konten edukatif. Isu perubahan iklim, tantangan distribusi, hingga pentingnya mendukung produk pertanian lokal turut menjadi pembahasan.

Ketua Wikipangan Sumatera Selatan, Yesi Lismawati menekankan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai produsen pengetahuan sehingga diharapkan dapat memanfaatkan platform wikipangan untuk urun wawasan dan berbagi pengetahuan pangan lokal. Sementara Duta Pertanian Sumsel mengajak siswa melihat sektor pertanian sebagai bidang yang inovatif.

Kegiatan ditutup dengan praktik menulis artikel pangan. Karya terbaik dalam uji coba penulisan artikel akan dipublikasikan melalui platform digital wikipangan sekaligus upaya memperkuat literasi pangan di kalangan generasi muda.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *