Caption : Photo bersama usai pembukaan
Radarsriwijayamcom, (Dabuk Rejo, OKI).- — Gemuruh teriakan yel-yel Pramuka kembali menggema di Lapangan Garuda, Desa Dabuk Rejo, saat Jambore Cabang Ogan Komering Ilir (OKI) ke-10 resmi dibuka pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan besar bagi Pramuka Penggalang ini akan berlangsung hingga 30 November 2025 dan diikuti oleh ribuan peserta dari 16 kecamatan se-Kabupaten OKI.
Acara pembukaan dimulai dengan pengukuhan aparat perkemahan—mulai dari Bupati OKI sebagai Bupati Perkemahan, para camat sebagai Camat Perkemahan, hingga para lurah perkemahan yang akan bertugas memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan di bumi perkemahan Dabuk Rejo. Upacara pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kepramukaan, ditandai dengan penyematan tanda jabatan serta pengucapan janji tugas.
Laporan Kegiatan: Diikuti 16 Kecamatan
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka OKI, Ir. Asmar Wijaya, dalam laporannya menyampaikan bahwa Jambore Cabang OKI X tahun ini diikuti oleh kontingen dari 16 kecamatan, kecuali Kecamatan Jejawi dan Pampangan yang berhalangan hadir.
Asmar menjelaskan bahwa Jambore Cabang bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi wahana pendidikan karakter yang menekankan pada pembentukan pribadi mandiri, terampil, dan berjiwa sosial.
“Program kegiatan Jambore Cabang kali ini meliputi kegiatan wawasan kebangsaan, pengetahuan kepramukaan, life skill, permainan edukatif, pioneering, survival, hingga kegiatan bakti masyarakat. Semua dirancang untuk menghidupkan kembali semangat Pramuka Penggalang di OKI,” jelas Asmar.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat gugus depan di pangkalan SD dan SMP sebagai ujung tombak pembinaan Gerakan Pramuka.
Bupati Muchendi Ajak Refleksi dan Aktifkan Gugus Depan
Dalam sambutannya, Bupati OKI Muchendi Mahzar mengapresiasi kesungguhan Kwarcab OKI dalam menyelenggarakan Jambore Cabang ke-10 ini dan menyambut antusias seluruh peserta yang hadir dari berbagai kecamatan.
Bupati mengajak seluruh pembina, kepala sekolah, dan unsur kwartir untuk melakukan refleksi terhadap keberadaan gugus depan di sekolah-sekolah.
“SD dan SMP kita mayoritas sudah memiliki gugus depan. Pertanyaannya, apakah gugus depan itu aktif secara rutin? Inilah tugas kita bersama, saling mendukung untuk menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan secara berkelanjutan,” tegas Muchendi.
Ia menambahkan bahwa Gerakan Pramuka adalah instrumen penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Sesuai amanah peraturan pendidikan, Pramuka adalah hak bagi anak-anak. Mereka adalah calon kader pembangunan bangsa. Karena itu, pendidikan kepramukaan harus terus dilakukan untuk mencetak karakter yang kuat, disiplin, dan berakhlak,” ujarnya.
Khusus kepada seluruh kepala sekolah, Bupati Muchendi mengimbau agar terus menggerakkan dan memfasilitasi kegiatan Pramuka di pangkalan masing-masing. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan peserta didik mendapat pendidikan kepramukaan secara benar dan berjenjang.
Utusan Kwartir Nasional Serahkan Kartu Anggota Pramuka Nasional kepada Bupati
Suasana pembukaan Jambore Cabang semakin istimewa dengan kehadiran utusan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Dalam kesempatan tersebut, pihak Kwarnas menyerahkan Kartu Anggota Pramuka Nasional kepada Bupati Muchendi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan dukungan beliau terhadap kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten OKI.
Penyerahan kartu anggota tersebut dilakukan secara resmi di hadapan seluruh peserta dan undangan, disambut tepuk tangan meriah seluruh anggota Pramuka yang hadir. Utusan Kwarnas menyampaikan bahwa kontribusi pemerintah daerah sangat menentukan dalam menciptakan ekosistem pembinaan Pramuka yang sehat dan berkelanjutan.
Dihadiri Para Camat se-OKI dan Unsur Kwartir
Pembukaan Jambore Cabang OKI X turut dihadiri oleh para camat se-Kabupaten OKI yang sekaligus menjadi bagian dari aparat perkemahan. Hadir pula jajaran Mabicab, Andalan Cabang, para pembina, serta tokoh kepramukaan dari berbagai kwartir ranting.
Para camat menyampaikan komitmennya untuk mendukung kegiatan kepramukaan di wilayah masing-masing, terutama dalam penguatan gugus depan dan pembinaan peserta didik di sekolah-sekolah..(den/ril)











