Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Sosialisasikan CPB Rupiah di SD Negeri 5 Ogan Ilir

Foto : Kelompok 16 melakukan sosialisasi CPB Rupiah

Radar Sriwijaya (Ogan Ilir) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 dari UIN Raden Fatah Palembang menggelar kegiatan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di SD Negeri 5 Ogan Ilir, Kamis 10/07/ 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sama edukatif yang turut didukung oleh Bank Indonesia dalam upaya menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menghargai mata uang rupiah.

Sosialisasi yang menyasar siswa-siswi sekolah dasar ini dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi visual, permainan edukatif, hingga kuis berhadiah yang membuat anak-anak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan bentuk uang rupiah, ciri-ciri keasliannya, fungsi sebagai alat pembayaran sah, hingga pentingnya merawat dan menggunakan uang dengan bijak.

Ketua KKN Kelompok 16, M. Ferdy Sulaiman, mengatakan bahwa program ini bertujuan agar anak-anak tidak hanya mengenal rupiah sebagai alat tukar, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan nasional.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai cinta, bangga, dan paham rupiah sejak dini. Anak-anak perlu tahu bahwa uang yang mereka gunakan sehari-hari adalah bagian dari identitas negara yang harus dijaga dan dihargai,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri 5 Ogan Ilir, Dra. Yanti Sumarni, M.Pd, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang membawa materi edukatif dengan pendekatan yang ramah anak.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anak-anak terlihat sangat antusias dan menerima pemahaman baru tentang rupiah dengan cara yang menyenangkan. Semoga kerja sama ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.

Sosialisasi CPB Rupiah ini merupakan salah satu upaya nyata dalam memperkuat literasi keuangan di kalangan pelajar dan membentuk karakter generasi muda yang lebih peduli terhadap simbol-simbol kebangsaan, khususnya dalam hal penggunaan mata uang nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *