oleh

Kejahatan di OKU Menurun

Radar Sriwijaya (OKU) – Kepolisian resort (Polres) Ogan Komering Ulu mengklaim kejahatan diwilayah hukumnya mengalami penurunan sepanjang tahun 2018 bila dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama.

Dimana jumlah penanganan perkara pada tahun 2018 sebanyak 426 perkara, sedangkan pada tahun 2017 jumlah kasus sebanyak 599 atau menurun sebanyak 28,8% untuk berbagai kasus kejahatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Wakapolres OKU Kompol Nurhadiansyah dan didampingi Pejabat Polres OKU serta Kapolsek dan undangan lainnya, dalam rilis akhir tahun di halaman Mapolres OKU. Senin (31/12).

“Pengungkapan kasusnya justru meningkat yang cukup segnifikan mencapai 60 % tahun 2017 sedangkan tahun 2018 menjadi 81 % atau naik 21 %. Kasus paling menonjol yang menjadi perhatian masyarakat di tahun 2018 sebanyak 3 kasus dan semuanya berhasil diungkap.” katanya.

Kasus menonjol tersebut diantaranya kasus pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan yang terjadi di desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur, atas nama korban Hermin Widayati pelakunya adalah Rahmad Sumaidi pensiunan BUMN.

Kedua Kasus pembunuhan (penembakan) yang terjadi di lorong Ogan atas nama Satria bin Yunus. Ketiga, kasus pembunuhan (penembakan) yang berlokasi di Minanga Ogan atasnama Saidil bin Sarwani, yang melakukan penembakan Bastomi bin Rusli.

Pada penanganan kasus narkoba, Polres OKU berhasil mengungkap 133 kasus di 2018, meningkat dibanding tahun 2017 yang berjumlah 88 kasus. Pada barang bukti sabu petugas menyita 958,68 gram meningkat dibanding tahun 2017 yang berjumlah 230,19 gram.

Untuk tersangka pengedar, berhasil diamankan 139 orang tersangka, naik signifikan dibanding tahun 2017 yang hanya berjumlah 89 tersangka.

Kapolres AKBP NK Widayana Sulandari mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran, elemen masyarakat serta media yang telah bahu membahu membatu kerja kepolisian.

Ditambahkan Kapolres, tahun 2018 telah dilaksanakan berbagai inovasi pelayanan untuk memudahkan masyarakat telah dilakukan, dari sistem pelayanan SKCK Online, pembayaran pajak kendaraan secara online. Satbinmas telah membangun TPA Kamtibmas, Paud Kamtibmas dan Rumah Aspirasi Kamtibmas dan Satlantas telah melakukan Bukti Stater Lantas, Spion (SIM Pelajar On The Road).

Diakhir rilisnya, AKBP Dra NK Widayana Sulandari mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran, pihak terkait lainnya baik pers, elemen masyarakat di Kabupaten OKU.

“Alhamdulilah Polres OKU diganjar dengan penghargaan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM tahun 2018 oleh KemenPAN-RB di Jakarta. Kedua Polres OKU mendapatkan penghargaan pelayanan kepolisian terbaik tahun 2018 dengan predikat 1 dari Kapolda Sumsel.”pungkasnya. (Diq)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed