oleh

Gubernur Sumsel :  Jauhkan Rasa Gensi Jika Ingin Maju

Radar Sriwijaya (OKU) – Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis dan wakil bupati Drs. Johan Anwar, SH, MM mendampingi Gubernur Sumsel pada Acara Seminar Nasional Dalam Rangka Dies Natalis Ke-20 Universitas Baturaja Selasa, (10/09/2019) dihalaman Universita Baturaja.

Ketua pelaksana Dies Natalis Ke-20 Unbara, Yunizir Jakfar mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru, dan ini adalah merupakan kado istimewa bagi Unbara yang merayakan Dies Natalies ke-20.

Rektor Unbara Ir. Lindawati MZ. M.T., mengatakan di usia yang Ke-20 saat ini Unbara mempunyai 5 Fakultas dan 12 Prodi, Dengan motto Unbara maju, unggul, dan berkarakter diharapkan dapat berkompetisi di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan dengan keterbatasan yang dimiliki Unbara saat ini dan kemajuan teknologi yang tidak bisa dihindari, tapi Unbara tetap bisa berjalan dan menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang berkualitas sampai sekarang ini.

Pada pembicara seminar dengan tema Sinergitas perguruan tinggi dan Pemerintah untuk mewujudkan Sumsel Maju dan berkarakter, Gubernur Sumsel mengajak Pemerintah Daerah, dan ketua yayasan untuk membangun sarana dan prasarana pendidikan di Kab OKU ini, agar tidak ketinggalan dari daerah lain.

Menurut Herman Deru Unbara tetap komitmen dan konsekuen dengan eksistensinya ditengah majunya tehnologi yang membuat dunia kian dekat.

“Tidak gampang mempertahankan kepercayaan masyarakat ditengah keterbatasan”, ujar gubernur.

Pada bagian lain Gubernur Sumsel mengatakan sekarang zaman berkembang pesat, untuk itu mahasiswa harus dapat menguasai teknologi ini kalau tidak kita bisa ketinggalan dengan bangsa lain. Pergunakan teknologi dengan positif, sehingga dapat membantu belajar mahasiswa.

“Kita dimudahkan oleh tehnologi tapi kita tidak boleh diperbudak oleh tehnologi”, jelasnya.

Diusia 20 tahun unbara tetap berkibar, ketika universita masih eksis dan memjadi kepercayaan masyarakat dengan majemen yang minim ini Perguruan harus bersaing dengan perguruan tinggi lain, tonjolkan kelebihan yang ada di universitas, sebab tuntutan dan tantangan pasti akan muncul.

Hanya dengan waktu beberapa jam semuanya dapat berubah , maka kita harus cerdas menyikapinya teknologi yang ada saat ini.

Dari sekian mahasiswa yang ada ini semuanya mempunyai angan-angan dan cita-cita, disini saya melihat pancaran besar dari mahasiswa untuk meraih cita-cita.

“Kita harus memiliki motivasi, mari kita berfikir, menjadi sarjana itu tidak gampang, banyak orang yang tidak kuliah, maka manfaatkan ilmu yang didapat selama kuliah,”.imbuhnya.

Unbara tidak ada kalahnya dengan universitas lain. maka mengapa harus kuliah ketempat lain. Saya mengharapkan sumberdaya manusia (SDM) yang ada di sumtera selatan ini dari daerah kita sendiri, maka disinilah peran – para sarjana, sarjana inilah yang bisa mengembangkan ilmunya sehingga menghasilkan sumberday manusia yang utuh.

“Sekarang ini jangan ada lagi gengsi, karena merasa sarjana tidak mau lagi pulang kampung untuk mengelolah SDM yang ada di kampung halaman, jangan ada lagi gengsi, buang rasa gengsi kalau mau maju,”pungkasnya

Sebagai apresiasi Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan 10 unit komputer kepada Unbara.

Hadir pada kesempatan ini , Dandim 0403 OKU, Kajari , Ketua Pengadilan Agama, mewakili Kapolres, Sekda OKU, Civitas Akademika Unbara, Para Kepala OPD dan Jajaran Pemkab OKU serta Undangan lainnya.(Diq)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed