oleh

Penyebab 2 Nelayan Tewas dan 3 Pingsan Keracunan Ikan Pirek Diselidiki

Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki penyebab pasti keracunan. “Kami masih akan melakukan uji laboratorium terhadap ikan Pirek ini,” kata kasatreskrim kepada wartawan, Rabu (12/12/2018).

Dia menjelaskan selain akan melakukan uji laboratorium terhadap ikan pirek dengan mengambil sample ikan, pihaknya juga melakukan olah TKP. “Untuk penyebab pastinya kita belum tahu, karena kita masih akan melakukan uji laboratorium dan menggelar olah TKP,” paparnya.

Sementara Ketua Rukun Nelayan (RN) Blimbing, Wakhid mengatakan, dua korban tewas sudah dimakamkan Selasa (11/12) malam. Ikan Pirek, menurut Wakhid, adalah ikan tangkapan yang tidak laku dijual mahal dan biasanya untuk campuran bahan makanan ternak.

“Sudah dimakamkan semalam oleh keluarganya,” kata Wakhid kepada wartawan.

2 Nelayan tewas dan 3 lainnya pingsan dan mendapat perawatan intensif diduga keracunan ikan Pirek. Kini ketiganya dirujuk ke RSUD dr Koesma Tuban. Mereka keracunan ikan busuk itu saat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong, Kecamatan Brondong. Ikan pirek ini biasanya dipakai campuran pakan ternak dan mengandung amoniak. (den)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed