oleh

HARAPAN BARU KECAMATAN AIR SUGIHAN KABUPATEN OKI

Hutan belantara, gambut dimana-mana, air mengalir rasa tak bisa sama, warna air yang berubah-ubah itulah pesisir yang dikenal sebagian dari pantai timur yaitu Air Sugihan, Air Sugihan  merupakan salah satu kecamatan yang terletak dikabupaten Ogan Kemering Ilir Provinsi Sumatera Selatan berbatasan anak sungai musi dengan kabupaten Banyuasin kecamatan Muara padang.

Masyarakat Air Sugihan adalah pendatang, mereka mengikuti program transmigrasi pada tahun 1980 an, hampir merata masyarakat atau penduduknya zuriat jawa.

Berbicara air sugihan (dahulu) orang memandang sebelah mata, karena apa? Rata-rata masyarakatnya perantaun (merantau ke makarti ngetam padi), ada juga yang masih bertahan dengan bertani, ekonomi sangat lemah, kurang gizi, minim pendidikan dll.

Masyrakat Air sugihan kehidupan penuh dengan sebuah tantangan misal Akses jalan yang belum memenuhi standar, musim hujan terkadang banjir,jalan lengket (berlumpur), mau mengurusi administrasi  harus menempuh  3 jam melalui kendaraan speed boat melalui jalur anakan sungan musi, air minum tadah hujan, untuk mandi airnya berubah-ubah sesuai musimnya, ada warna keruh, bening,biru rasanyapun tak  selalu sama, ada masin,tawar, masam bahkan pedas dimata, ini adalah sebuah kenyataan, masyrakat air sugihan penuh tantangan dan penderitaan puluhan tahun.

Setelah masysrakatnya banyak tau pentingnya arti pendidikan, mata bisa terbuka, alam cakrawala bisa memandang air sugihan tak seperti yang dulu, air sugihan bukan seperti rumput bergoyang, tapi air sugihan memulai dengan fase peradaban baru, air sugihan membutuhkan 38 tahun 2018 baru sekarang bisa dipandang.

Alam sudah berubah roda kehidupan berputar sesuai harapan jeritan masyrakat, sehingga masyarakat mengerti pentingnya membangun daerah sendiri tak harus bergantung pada orang lain, lahan-lahan dulu menganggur sekarang berubah hijau daunya karena padi, dulu hanya onggokan kayu belantara sekrang berubah tanaman karet,  sawit, jagung, dan palawija lainnya.

HARAPAN BARU MASYRAKAT AIR SUGIHAN

Kini siapa sangka Air Sugihan yang dulu menjadi kecamatan tertinggal disulap menjadi sektor perkotaan. Sekarang menjadi sasaran bagi para pemuda dan pemudi yang belum memiliki pekerjaan. Berbondong-bondong masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap memasukan lamaran ke perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills yang ada di Sungai Baung.

Setelah mendapatkan bantuan CSR oleh PT OKI Pulp and Paper Mills, Kamis 8 februari 2018 langsung launching pemasangan tiang pancang jembatan penghubung antara desa Pangkalan Damai jalur 29 Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan jalur 16 wilayah Kabupaten Banyuasin oleh Bupati OKI Iskandar SE.

Ini adalah sebuah harapan baru, jika jembatan penghubung selesai sesuai jadwal maka tak ayal jika suatu saat kecamatan air sugihan mendongkrak sumber ekonomi kuat untuk kabupaten OKI, alasannya, akses mudah, persaingan para toke (pengusaha) semakin bersaing baik harga sawit, padi dll akan menguntungkan rakyat air sugihan.

Karena manfaat jembatan dari segi geografi dan kependudukan mempermudah akses perjalanan yang sebelumya hanya bisa ditempuh lewat jalur sungai. Dengan dibangunnya jembatan tentunya dua tempat yang sebelumnya terpisah dapat dihubungkan melalui jalur darat.

Selamat untuk masyarakat air sugihan semoga berjaya.(*)

 

Penulis : Imam Irfa’i, S.Kom.I

**Putra Daerah Air Sugihan, Dibesarkan di Desa Pangkalan Damai Jalur 29  A2. Sekarang Bekerja di Kementrian Agama Kab Musi Banyuasin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed